Skip to main content

Credly by Pearson, fungsi dan kegunanaan nya untuk apa?

 Credly adalah platform digital credentialing (pemberian kredensial digital) yang digunakan untuk menerbitkan, mengelola, dan membagikan sertifikat atau badge digital atas pencapaian tertentu, seperti:

Fungsi utama Credly:

  1. Menerbitkan badge digital:

    • Lembaga pelatihan, universitas, atau perusahaan bisa mengeluarkan badge digital kepada peserta pelatihan, karyawan, atau siswa yang menyelesaikan kursus, pelatihan, atau pencapaian tertentu.

  2. Menyimpan dan membagikan pencapaian:

    • Pengguna bisa mengelola seluruh pencapaiannya di satu tempat dan membagikannya dengan mudah ke LinkedIn, CV, email, atau media sosial.

  3. Validasi keterampilan:

    • Badge di Credly mengandung metadata yang bisa diverifikasi, termasuk: nama pemberi badge, kriteria pencapaian, dan tanggal pemberian.

    • Ini membantu pemberi kerja melihat keterampilan yang sudah tervalidasi.

  4. Analitik dan pelacakan:

    • Organisasi bisa melacak siapa saja yang menerima badge, bagaimana mereka membagikannya, dan seberapa sering dilihat.

  5. Branding dan kepercayaan:

    • Badge dari organisasi ternama (seperti Cisco, IBM, Google, dll.) lewat Credly memperkuat brand profesionalisme si pemilik badge.

Contoh penggunaan:

  • Seseorang lulus sertifikasi “CompTIA Network+”, dan mendapatkan badge digital via Credly.

  • Badge itu bisa disematkan ke profil LinkedIn atau resume untuk menunjukkan keterampilan jaringan komputer.



Berikut langkah-langkah menyematkan badge dari Credly ke LinkedIn, supaya tampil di bagian "Licenses & Certifications" profil kamu:


Langkah-langkah Menyematkan Badge Credly ke LinkedIn

  1. Masuk ke akun Credly
    Buka https://www.credly.com, login ke akunmu.

  2. Pilih badge yang ingin dibagikan

    • Masuk ke menu "Dashboard" atau "My Badges"

    • Klik pada badge yang ingin kamu tambahkan ke LinkedIn.

  3. Klik tombol "Share" atau "Bagikan"

    • Biasanya ada di bagian atas atau kanan tampilan badge.

    • Pilih tab "LinkedIn" (bisa berupa tombol “Add to profile” atau “Share to LinkedIn”).

  4. Pilih “Add to Profile (LinkedIn)”

    • Akan muncul form berisi data otomatis seperti:

      • Name (nama sertifikasi)

      • Issuing organization (nama organisasi, misalnya “Cisco”)

      • Issue date (tanggal diterbitkan)

      • Credential ID (biasanya bisa dikosongkan)

      • Credential URL (link ke badge-mu di Credly)

  5. Klik “Save” atau “Add to profile”

    • LinkedIn akan menyimpan badge kamu di bagian Licenses & Certifications.


🧠 Tips

  • Pastikan kamu sudah login ke LinkedIn di browser saat klik tombol dari Credly.

  • Jangan lupa untuk menyetel profil kamu ke publik agar orang lain bisa melihat badge tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal KRL Commuter Line, MRT, LRT, dan Kereta WHOOSH di Indonesia: Perbedaan & Keunggulan

  Mengenal KRL Commuter Line, MRT, LRT, dan Kereta WHOOSH di Indonesia: Perbedaan & Keunggulan Transportasi rel di Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya berbagai moda kereta modern, mulai dari  KRL Commuter Line, MRT, LRT, hingga Kereta Cepat WHOOSH . Masing-masing memiliki fungsi, rute, dan keunggulan berbeda. Artikel ini akan membahas perbedaan mendasar antara keempat jenis kereta tersebut. 1. KRL Commuter Line – Transportasi Andalan Warga Jabodetabek Apa Itu KRL Commuter Line? KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line adalah kereta listrik yang melayani rute  Jabodetabek  (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Kereta ini dioperasikan oleh  PT KAI Commuter , anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Fitur Utama KRL Commuter Line ✅   Rute Terluas : Melayani 6 lintas utama (Bogor, Bekasi, Tanjung Priok, Tangerang, Depok, dan Cikarang). ✅   Tarif Terjangkau : Mulai dari  Rp 3.000–Rp 10.000  tergantung jarak. ✅ ...

Memahami RFC 2544: Standar Pengujian Kinerja Perangkat Jaringan

  Memahami RFC 2544: Standar Pengujian Kinerja Perangkat Jaringan Dalam dunia jaringan komputer, performa adalah segalanya. Ketika kita membangun atau mengelola infrastruktur jaringan, kita ingin memastikan bahwa setiap perangkat — entah itu switch, router, atau perangkat interkoneksi lainnya — mampu menangani trafik dengan andal dan efisien. Di sinilah RFC 2544 memainkan peran penting. Apa Itu RFC 2544? RFC 2544 adalah dokumen standar dari IETF (Internet Engineering Task Force) yang dirilis pada tahun 1999 dengan judul "Benchmarking Methodology for Network Interconnect Devices" . Dokumen ini menetapkan metodologi pengujian kinerja untuk perangkat jaringan seperti router dan switch pada layer 2 dan layer 3 dari model OSI. RFC 2544 bukanlah protokol jaringan, melainkan panduan atau standar uji performa yang bertujuan untuk memberikan cara yang terukur, konsisten, dan bisa direplikasi dalam mengevaluasi performa perangkat jaringan. Kenapa RFC 2544 Penting? Sebelum peran...