TELNET, SSH dan SSH CLIENT
Telnet adalah sebuah protokol client-server yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan akses jarak jauh ke perangkat maupun server lain melalui internet.
SSH merupakan pengembangan dari Telnet yang sebelumnya dianggap tidak aman karena tidak adanya proses enkripsi.
SSH client adalah aplikasi yang dipakai untuk menghubungkan sistem operasi dengan SSH serverSSH (Secure Shell) client yaitu aplikasi yang digunakan untuk mengakses dan mengelola server atau host jarak jauh melalui protokol SSH. SSH adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengamankan koneksi jarak jauh dan mengenkripsi data yang dikirim antara komputer klien (SSH client) dan server (SSH server).
Cara kerja protokol SSH adalah menggunakan model client-server. Jadi koneksi yang terjadi adalah SSH client melakukan koneksi ke SSH server.
Beberapa contoh SSH client populer termasuk:
PuTTY
PuTTY adalah SSH client yang sangat populer untuk platform Windows. Ini adalah perangkat lunak Open Source dan menyediakan Tools untuk terhubung ke server SSH serta protokol lainnya seperti Telnet dan SCP.
Putty mendukung SSH Client, Telnet, SFTP, dan rlogn. Seorang admin dapat menghubungkan koneksi SSH ke sistem jarak jauh melalui jaringan switch, router, sistem unix, vmware dan juga virtualbox mendukung client 32 bit dan 64 bit.
Xshell
Xshell SSH Client adalah SSH client di Windows yang dikembangkan oleh NetSarang Computer, tersedia dalam versi berbayar dan gratis (Free License).
MobaXterm
MobaXterm adalah terminal eksternal yang kuat dan lengkap untuk Windows yang menyertakan dukungan SSH, X11 forwarding, dan banyak fitur lainnya. MobaXterm dukungan SSH, telnet, Rlogin, RDP, VNC, XDMCP, FTP, dan SFTP. Anda bisa membeli lisensi jika ingin menambahkan fitur lainnya yang menarik, tetapi juga anda bisa mencobanya versi gratis Home Edition. Dibanding software SSH Client lainnya software ini terlihat rumit namun yang sudah biasa akan terlihat sederhana dan juga sangat canggih untuk digunakan.
Comments
Post a Comment